Minggu, 19 Desember 2021

CARA MEMBUAT BLOG DAN SEJARAH BLOG

PPT BRAINSTORMING MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

 

MAKALAH MEDIA DAN SUMBER BELAJAR


KATA PENGANTAR

Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh

Alhamdulillah segala puji syukur kepada Allah SWT, atas segala rahmat dan hidayah-Nya serta karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini. Sholawat dan salam semoga tercurahkan atas Rasulallah Nabi Muhammad SAW, keluarga, para sahabat dan pengikutnya yang setia hingga akhir Zaman.

Harapan kami semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.

Makalah ini kami akui masih banyak banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang. Oleh karena itu diharapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesenmpurnaan makalah ini.

Akhir kata apa yang telah kami lakukan dapat bermanfaat bagi seluruh  pembaca dan pihak-pihak yang membutuhkan, kritik dan saran yang membangun  penulis terima untuk menyempurnakan dimasa mendatang.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Makassar, 01 Desember 2021

 

Kelompok I3

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR.. i

DAFTAR ISI. ii

BAB I PENDAHULUAN.. 1

A.    Latar Belakang. 1

B.    Rumusan Masalah. 1

C.    Tujuan. 1

BAB II PEMBAHASAN.. 2

A.    Cara Memilih Media Pembelajaran Yang Tepat 3

B.    Contoh-contoh Media Pembelajaran. 5

C.    Cara Memilih Metode Pembelajaran Berbasis Web. 7

BAB III PENUTUP.. 11

A.    Kesimpulan. 11

B.    Saran. 11

DAFTAR PUSTAKA.. 12


BAB I

PENDAHULUAN

A.         Latar Belakang

Memasuki era globalisasi mendatang, pemakaian teknologi komputer dalam segala bidang kehidupan sehari-hari tidak akan dapat dihindari. Bahkan, penggunaan teknologi komputer tersebut akan menjadi syarat utama untuk menunjukkan kualitas sesuatu bidang dan menjadi modal terpenting dalam memenangkan persaingan.

Kemampuan komunikasi antara satu bidang dengan bidang lainnya di tempat yang berbeda (terpisah pada jarak yang jauh) merupakan salah satu ciri era globalisasi mendatang. Sedang tiang utama teknologi komunikasi yang dimaksud adalah teknologi komputer, yaitu berupa peralatan-peralatan komputer dan aksesorinya, teknologi ‘networking’ antara peratalan-peralatan tersebut, dan akhirnya adalah perangkat lunak serta operator (tenaga manusia) yang menggunakan peralatan-peralatan tersebut. Pada saat itu, kualitas sebuah sistem kehidupan tertentu, akan ditentukan oleh kemampuannya mengolah komunikasi tersebut, yang secara khusus pula berarti kemampuannya dalam memiliki teknologi komputer yang terbaik.

Sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini, maka pengembangan sistem informasi akademik telah mengarah kepada penggunaan teknologi informasi berbasis web, dimana semua informasi 2 yang ada dalam sistem dapat ditampilkan dengan menggunakan media Internet.

B.         Rumusan Masalah

1.          Bagaimana cara memilih media pembelajaran yang tepat?

2.          Apa saja contoh-contoh media pembelajaran berbasis web?

3.          Bagaimana memilih metode pembelajaran berbasis web?

C.         Tujuan

1.          Untuk mengetahui cara memilih media pembelajaran yang tepat.

2.          Untuk mengetahui contoh-contoh media pembelajaran berbasis web.

3.          Untuk mengetahui cara memilih metode pembelajaran berbasis web.

 


BAB II

PEMBAHASAN

 

A.         Cara Memilih Media Pembelajaran Yang Tepat

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan guru untuk menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses pembelajaran.

Menurut Gagne:” berbagai jenis komponen dalam lingkungan peserta didik yang dapat merangsang mereka untuk belajar.” Sedangkan menurut Heinich dan Russel: “Sebuah saluran untuk komunikasi yang berasal dari bahasa latin yang berarti “antara” yang digunakan untuk menyalurkan informasi antara guru dan peserta didik.”

Adapun pembagian media pembelajaran dibagi menjadi:

1.          Menurut jenisnya, meliputi: audio, visual, dan audiovisual.

2.          Menurut daya liputnya, meliputi: luas dan serentak, terbatas dalam ruang dan waktu, untuk individual.

3.          Bahan dan pembuatannya, meliputi: media sederhana, media kompleks.

Faktor-faktor yang perlu menjadi pertimbangan dalam pemilihan media pembelajaran yaitu :

1.          Objektivitas

2.          Program pengajaran

3.          Sasaran program (siswa)

4.          Situasi dan kondisi

5.          Kualitas teknik

6.          Keefektifan dan efisiensi penggunaan

 

Adapun kriteria pemilihan media pembelajaran yang benar adalah:

1.              Topik menarik bagi siswa

2.              Materi dalam media penting bagi siswa

3.              Relevan dengan kurikulum yang berlaku

4.              Materinya autentik dan faktual

5.              Fakta atau konsepnya benar

6.              Format sistematis dan logis

7.              Objektif berorientasi kepada kebutuhan siswa

8.              Narasi, gambar, efek, warna dan sebagainya memenuhi syarat kualitas

9.              Bahasa, ilustrasi, simbol komunikatif

10.           Sudah teruji daya dukungnya

Mengapa pemilihan media pembelajaran perlu diperhatikan oleh guru? Karena dengan pemilihan media pembelajaran yang tepat akan memberikan banyak manfaat yang diperoleh diantaranya:

·               Mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh siswa

·               Memungkinkan adanya interaksi langsung antara siswa dengan lingkungannya

·               Menanamkan konsep dasar yang benar, konkret, dan realistis

·               Membangkitkan motivasi dan keinginan serta minat bagi siswa untuk belajar

Kesimpulannya adalah pemilihan media pembelajaran yang tepat bukan berarti harus media yang mahal dan modern akan tetapi yang lebih penting adalah efektifitas dan manfaat dari media tersebut selama proses pembelajaran berlangsung.

 

B.         Contoh-Contoh Media Pembelajaran

Media interaktif ialah media yang mengacu pada sebuah produk dan layanan digital pada sebuah sistem yang berbasis komputer dan menjawab atau merespon tindakan bagi pengguna atau user dengan menyajikan teks, video, animasi, gambar bergerak, audio, dan video game. Interaktif ialah hal yang saling berhubungan karena adanya sebab dan akibat suatu masalah. Contoh media yang interaktif berbasis e-learning yaitu:

1.          Moodle ialah salah satu e-learning yang berbasis php dan MySql. Moodle ini mempunyai fitur jadwal pembelajaran, presentasi karya, dan program quiz. Moodle juga mempunyai modul interaksi antara siswa dan guru yaitu workshop, survey, dan lain-lain.

2.          Fadena yaitu fitur lengkap untuk manajemen pembelajaran hingga manajemen pendidikan sebuah sekolah. Ada akses login antara pendidik, siswa, guru, orang tua. Manajemen fadena menjadi alternatif yang baik dalam membangun e-learning pada satuan pendidikan.

3.          Ilmu komputer ialah e-learning yang berbasis pada komunitas dan menyediakan sumber untuk belajar khusus ilmu komputer.

4.          Pesonaedu ialah e-learning khusus IPA dan matematika. Kelebihan dari situs ini ialah menyediakan berbagai materi dan dilengkapi dengan gambar animasi sehingga membuat tampilan lebih menarik.

Contoh media yang berbasis web:

1.          Zenius education yaitu situs yang mempelajari tentang ragam materi pembelajaran mulai mulai dari pendidikan sd, smp dan sma dan tersedia dalam bahasa inggris.

2.          Wikipedia ilah salah satu website yang mempunyai situs pendidikan yang besar di dunia dan menyajikan materi penjabaran biografi, sain, sejarah, dan lain sebagainya.

3.          Kelas kita yaitu situs website yang menyediakan berbagai kursus untuk pengunjung. Semua materi dan pembelajaran tersedia di situs ini.

4.          Wolfram aplha yaitu situs portal sumber tentang matematika, astronomi, seni dan lain-lain nya dan di sajikan dalam bahasa inggris.

5.          Music theory yaitu situs yang menyediakan tentang music dasar ,chord, interval, ritmis, dan lain-lain nya.

6.          Wiki how ialah situs yang menyajikan tentang pencarian cara , semua cara dapat kita peroleh dari sini.

7.          Bing map dan google map yaitu situs yang melihat peta dunia secara nyata dengan online.

8.          Bing search dan google search ialah situs untuk pencarian dan ini merupakan situs yang terpopuler di dunia.

9.          Bing translator yaitu situs yang dapat diandalkan sebagai penerjemah berbagai bahasa.

10.       Microsoft photosynth ialah situs yang di gunakan untuk menjelajah tempat wisata dan bangunan terbaik dari berbagai media.

11.       Wordwide telescope merupakan situs untuk menghadirkan visualisasi nyata menggunakan astronomi.

Contoh media interaktif berbasis software:

1.              Rekentest yaitu perangkat lunak atau software pendidikan gratis untuk keterampilan praktek aritmatika dengan kuis.

2.              Software Kalkultor ilmiah situs ini memiliki fitur formula yang sangat lengkap.

3.              Animals for kids 2.1 ialah software pendidikan yang berbasis flash

4.              Chines toolbox free 9.1.2 yaitu situs software yang mempelajari tentang bahasa cina.

5.              Chem Digit yaitu software situs kalkulator kimia tentang hitungan kimia yang lengkap.

6.              Portable balabolka 1.32.0.463 situs software yang mengubah bahasa atau tulisan ke bahasa lisan melalui komputer.

7.              Tiny piano v0. 8e situs software yang di gunakan untuk belajar piano melalui media komputer.

8.              Calestia portable yaitu software yang mempelajari tentang tata surya.

 

C.         Cara Memilih Metode Pembelajaran Berbasis Web

Pembelajaran berbasis web yang populer dengan sebutan web-based training (WBT) atau kadang disebut web-based education (WBE) dapat didefinisikan sebagai aplikasi teknologi web dalam dunia pembelajaran untuk sebuah proses pendidikan (Lawanto, 2000). Secara sederhana dapat dikatakan bahwa semua pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi internet dan selama proses belajar dirasakan terjadi oleh yang mengikutinya maka kegiatan itu dapat disebut sebagai pembelajaran berbasis web.

Kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi ini adalah kecepatan dan tidak terbatasnya pada tempat dan waktu untuk mengakses informasi. Kegiatan belajar dapat dengan mudah dilakukan oleh peserta didik kapan saja dan di mana saja dirasakan nyaman oleh peserta didik tersebut. Batasan ruang, jarak dan waktu tidak lagi menjadi masalah rumit untuk dipecahkan.

Bagaimana cara belajar melalui web? Ada persyaratan utama yang perlu dipenuhi yaitu adanya akses dengan sumber informasi melalui internet. Selanjutnya adanya informasi tentang di mana letak sumber informasi yang ingin kita dapatkan berada. Ada beberapa sumber data yang dapat diakses dengan bebas dan gratis, tanpa proses administrasi pengaksesan yang rumit. Ada beberapa sumber informasi yang hanya dapat diakses oleh pihak yang memang telah diberi otorisasi pemilik sumber informasi (Lawanto, 2000).

Terdapat dua langkah yang harus dilakukkan untuk menentukan metode pembelajaran berbasis web jenis apa yang cocok diterapkan dalam suatu kondisi pembelajaran.

Langkah pertama adalah menentukan terlebih dahulu tipe pembelajaran yang akan disampaikan. Analisis kebutuhan dilakukkan pada langkah ini, untuk menentukan ranah mana yang akan disentuh dalam proses pembelajaran ini, apakah kognitif, psikomotorik atau afektif.

Dalam pembelajaran berbasis web untuk mengelompokkan tujuan pembelajaran  atau pelatihan sehingga mengembangkan program dapat mengetahui jenis-jenis kemampuan kognitif yang masing-masing membutuhkan penyampaian informasi, latihan dan penilaian yang berbeda.

Langkah kedua dari pemilihan proses pembelajaran, adalah memilih tipe pembelajaran berbasis web yang paling tepat sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Untuk mulai memilih tipe pembelajaran berbasis web mana yang paling tepat, pertama tentukan ranah pembelajaran yang paling mempresentasikan tujuan, yaitu kognitif, psikomotor atau afektif (Rusman, 2013).

1.          Sebagai media pembelajaran pada umumnya, pembelajaran berbasis web pun memiliki berbagai kelebihan kekurangan. Kelebihan pembelajaran berbasis web antara lain adalah sebagai berikut: Memungkinkan setiap orang dimanapun, kapanpun, untuk mempelajari apapun.

2.          Pelajar dapat belajar sesuai dengan karakteristik dan langkah dirinya sendiri karena pembelajaran berbasis web membuat pembelajaran menjadi bersifat individual.

3.          Kemampuan untuk membuat tautan (link), sehingga pelajar dapat mengakses informasi dari berbagai sumber, baik di dalam maupun luar lingkungan belajar.

4.          Sangat potensial sebagai sumber belajar bagi pelajar yang tidak memiliki cukup waktu untuk belajar.

5.          Dapat mendorong pelajar untuk lebih aktif dan mandiri di dalam belajar

6.          Menyediakan sumber belajar tambahan yang dapat digunakan untuk memperkaya materi pembelajaran.

7.          Menyediakan sumber belajar tambahan yang dapat digunakan untuk mencari informasi yang mereka butuhkan

8.           Isi dan materi pelajaran dapat di-update dengan mudah.

Sedangkan untuk kekurangan pembelajaran berbasis web antara lain adalah sebagai berikut:

1.              Keberhasilan pembelajaran berbasis web bergantung pada kemndirian dan motivasi pelajar.

2.              Akses untuk mengikuti pembelajaran dengan menggunakan web seringkali menjadi masalah bagi pelajar.

3.              Pelajar dapat merasa bosan dan jenuh jika mereka tidak bisa mengakses informasi, dikarenakan tidak terdapatnya peralatan yang memadai dan bandwidth yang cukup.

4.              Dibutuhkan panduan bagi pelajar untuk mencari informasi yang relevan, karena informasi yang terdapat di dalam web sangat beragam.

5.              Dengan menggunkan pembelajaran berbasis web, pelajar terkadang merasa terisolasi, terutama jika terdapat keterbatasan dala fasilitas (Rusman;295).

 

Blanded Learning adalah proses mempersatukan beragam metode belajar yang dapat dicapai dengan penggambungan sumber-sumber virtual dan fisik. Blended Learning merupakan sebuah kombinasi dari pendekatan di dalam pembelajaran. Sehingga dapat dinyatakan bahwa Blended Learning adalah metode belajar yang menggabungkan dua atau lebih metode pendekatan dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan dari proses pembelajaran tersebut. Salah satu contohnya adalah kombinasi pembelajaran berbasis web dan penggunaan metode tatap muka yang dilakukan secara bersamaan di dalam pembelajaran. Istilah Blended Learning juga dikenal dengan sebutan hybrid learning dan mixed learning.

Metode blended Learning memberikan kesempatan bagi peserta pembelajaran online, salah satunya untuk bertatap muka. Metode blended yang demikian banyak diterapkan utamanya ketika kompetensi yang hendak dicapai adalah keterampilan (psikomotorik) tertentu. Metode ini juga memberikan rasa keterikatan pembelajar apa yang sedang dipelajarinya. Walaupum online learning memberikan kemudahan bagi para pelajar untuk mengikuti pembelajaran di mana saja, pembelajar sebagai manusia tetap memiliki keinginan untuk berada dalam komunitas (dalam hal ini komunitas belajar) yang sesungguhnya, dan hal ini dipandang penting dalam pembelajaran. Selain itu sosok mengajar walau tidak dominan seperti dalam paradigma mengajar, tetap diperlukan untuk pembinaan perilaku atau sikap yang berorientasi pada norma masyarakat (Rusman, 2013).

 

BAB III

PENUTUP

A.         Kesimpulan

Keuntungan Media pembelajaran berbasis web adalah dalam hal fleksibilitasnya. Sebagian media pembelajarn berbasis web hanya dibangun untuk menampilkan kumpulan materi, sementara forum diskusi atau tanya jawab dilakukan melalui e-mail atau milist.

Disamping itu ada juga media pembelajaran berbasis web yang terpadu, berupa portal e- learning yang berisi berbagai obyek pembelajaran yang diperkaya dengan multimedia serta dipadukan dengan system informasi akademik, evaluasi, komunikasi, diskusi, dan berbagai educatioanal tools lainnya. Free weblog merupakan web yang dapat dikembangkan secara instan terdiri dari post dan page. Free weblog dengan demikian dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran berbasis web.

B.         Saran

Penulis tentunya masih menyadari jika makalah di atas masih banyak kesalahan dan jauh dari kata sempurna. Hal ini dikarenakan pengetahuan penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat di harapkan demi perbaikan makalah kami kedepannya.

DAFTAR PUSTAKA

 

Rusman, Deni Kurniawan dan Cepi Riana. 2013. Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

https://ibnufajar75.wordpress.com/2012/10/11/cara-memilih-media-pembelajaran-yang-tepat/

https://news.garudacyber.co.id/

http://berbasistik.blogspot.com/2015/10/memilih-metode-pembelajaran-berbasis.html